Kamis, 23 Oktober 2014

Arthur Schopenhauer: The World As Will And Idea

Founded in 1906 by J.M. Dent, the Everyman Library has always tried to make the best books ever written available to the greatest number of people at the lowest possible price. Unique editorial features that help Everyman Paperback Classics stand out from the crowd include: a leading scholar or literary critic's introduction to the text, a biography of the author, a chronology of her or his life and times, a historical selection of criticism, and a concise plot summary. All books published since 1993 have also been completely restyled: all type has been reset, to offer a clarity and ease of reading unique among editions of the classics; a vibrant, full-color cover design now complements these great texts with beautiful contemporary works of art. But the best feature must be Everyman's uniquely low price. Each Everyman title offers these extensive materials at a price that competes with the most inexpensive editions on the market-but Everyman Paperbacks have durable binding, quality paper, and the highest editorial and scholarly standards. 
  
Download Vol I
Download Vol II 

Selasa, 19 Agustus 2014

The Stranger: Albert Camus

The Stranger is not merely one of the most widely read novels of the 20th century, but one of the books likely to outlive it. Written in 1946, Camus's compelling and troubling tale of a disaffected, apparently amoral young man has earned a durable popularity (and remains a staple of U.S. high school literature courses) in part because it reveals so vividly the anxieties of its time. Alienation, the fear of anonymity, spiritual doubt--all could have been given a purely modern inflection in the hands of a lesser talent than Camus, who won the Nobel Prize in 1957 and was noted for his existentialist aesthetic. The remarkable trick of The Stranger, however, is that it's not mired in period philosophy.
The plot is simple. A young Algerian, Meursault, afflicted with a sort of aimless inertia, becomes embroiled in the petty intrigues of a local pimp and, somewhat inexplicably, ends up killing a man. Once he's imprisoned and eventually brought to trial, his crime, it becomes apparent, is not so much the arguably defensible murder he has committed as it is his deficient character. The trial's proceedings are absurd, a parsing of incidental trivialities--that Meursault, for instance, seemed unmoved by his own mother's death and then attended a comic movie the evening after her funeral are two ostensibly damning facts--so that the eventual sentence the jury issues is both ridiculous and inevitable.
Meursault remains a cipher nearly to the story's end--dispassionate, clinical, disengaged from his own emotions. "She wanted to know if I loved her," he says of his girlfriend. "I answered the same way I had the last time, that it didn't mean anything but that I probably didn't." There's a latent ominousness in such observations, a sense that devotion is nothing more than self-delusion. It's undoubtedly true that Meursault exhibits an extreme of resignation; however, his confrontation with "the gentle indifference of the world" remains as compelling as it was when Camus first recounted it. --Ben Guterson --
Amazon.com

Download


 

Kamis, 10 April 2014

Dibawah Lindungan Ka'bah

Di Bawah Lindungan Ka'bah adalah novel sekaligus karya sastra klasik Indonesia yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau lebih dikenal dengan Hamka.Novel ini diterbitkan pada tahun 1938 oleh Balai Pustaka, penerbit nasional Hindia-Belanda.

Novel ini menceritakan tentang kisah percintaan antara Hamid dan Zainab, yang sama-sama jatuh cinta tetapi terpisah mulai dari karena perbedaan latar belakang sosial hingga Zainab yang dihadapkan oleh permintaan ibunya agar menikah dengan laki-laki yang telah dipilihkan. Pada akhir cerita, Hamid memutuskan pergi ke Mekkah,kemudian terus beribadah hingga akhirnya meninggal di hadapan Ka'bah setelah mengetahui Zainab meninggal.

Rabu, 02 April 2014

Damardjati Supadjar Cendekiawan Penghuni Kampung “Pitungpuluhan” Catatan Sahabat dan Muridnya

Judul buku ini mendapat inspirasi dari tulisan Achmad Charris Zubair, 'Damardjati Supadjar Penghuni Kampung ‘Pitungpuluhan’. Kata-kata yang dimaksud tentu kiasan, Buku ini memuat lima catatan para sahabat dan murid Pak Damardjati Supadjar, yang dihimpun dalam satu bunga rampai sebagai hadiah dan tanda syukur kepada Pak Damardjati Supadjar yang telah memasuki usia 70 tahun.
            Mengingat buku ini merupakan bunga rampai, maka gaya penulis masing-masing sangat khas. Sekalipun demikian, ada satu kesamaan yaitu para penulisnya rata-rata memiliki sense of humor yang tinggi serta pengagum ajaran Pak Damardjati. Penyunting memang sengaja melakukan berbagai penyuntingan di sana-sini dengan maksud agar tulisan terasa enak dibaca namun tetap tidak mengubah substansi maksud penulisnya.
Sekalipun buku ini dikemas sederhana, namun di balik tulisan ini sesungguhnya banyak hikmah kehidupan yang dapat dipetik sebagai penuntun hidup. Buku ini dikemas dengan konsep ‘terima kasih’, artinya kami telah merasa menerima banyak ilmu dari Pak Damardjati, kini kesempatan kami mengasihkan kepada para pembaca yang lain semoga bermanfaat. Buku inipun tidak disusun bukan dalam rangka komersial. Buku ini digratiskan dalam bentuk e-book, untuk masyarakat yang haus akan nilai-nilai pencerahan dan tertarik untuk berguru pada Universitas Jagad Raya Fakultas Kehidupan, dan Jurusan Jalan Lurus. 
Download
mirror
Download

Berfilsafat ala Prof. Dr. Damardjati Supadjar


Tujuh Puluh Empat tahun yang lalu, beliau, Pak Damardjati Supadjar terlahir di dunia. Sosok yang di kemudian hari memberi pencerahan bagi orang-orang di sekitarnya. Sosok yang menurut penyunting, masih “hidup” sekalipun telah “berpulang” kepada sang Pencipta. Beliau masih dan akan selalu di “sini”, karena sesungguhnya yang ber”pulang” adalah “Damardjati”, bukan “Aku”. Persis seperti apa yang pernah diungkapkan oleh beliau dalam suatu perkuliahan, Sesungguhnya ’aku’ itu tidak pernah mati dan tidak pernah tidur,  yang mati itu ’Damardjati’, bukan ’aku’, yang tidur itu Damardjati bukan ‘Aku’, karena aku tidak pernah tidur, begitu seterusnya”.
            Kini, di empat puluh hari “kepergian” beliau, “Berfilsafat ala Prof. Dr. Damardjati Supadjar” hadir sebagai suatu karya yang —diharapkan dapat— menggugah batin dan pikiran kita untuk kembali terjun dalam dunia kefilsafatan ala Prof. Dr. Damardjati Supadjar, tentunya dengan “kemasan” yang lebih menarik.
Buku ini, dalam edisi ketiga, sengaja dikemas dalam bentuk e-book dan dibagikan secara gratis kepada para sahabat, murid, dan masyarakat luas, dengan harapan semoga ajaran kehidupan dan mutiara hikmah yang diajarkan oleh Pak Damardjati menjadi ilmu yang manfaat dan amal jariyah. Sekedar mengingatkan, Pak Damardjati berwasiat, “hakikat membaca sesungguhnya menangkap yang paling batiniah dari hal yang dhahir”. Untuk itu, semoga para pembaca mampu menangkap hal yang paling batiniah dari wujud dhahir e-book ini. Perlu diingat kembali bahwasanya beliau saat diminta untuk “membedah buku” dan belum menyelesaikannya, dengan tenang mengatakan, Orang seusia saya seperti ini sudah tidak telaten lagi membaca buku-buku kecil dan huruf-huruf kecil (maksudnya buku yang sedang dibedah), karena di hadapan kita sudah terbentang buku besar (problematik dunia) yang perlu kita baca bersama”.

Download
mirror
Download

Rabu, 26 Maret 2014

Komplikasi Drama Di Ujung Pisau Bedah

Komplikasi menyajikan sains dengan gamblang, bukan dalam bentuknya yang berbunga-bunga namun sebagaimana apa adanya—tidak pasti dan penuh misteri. Dalam sejumlah kisah nyata yang mencekam, dokter bedah Atul Gawande menguak kedigdayaan sekaligus keterbatasan dunia kedokteran. Para profesional di bidang kedokteran juga membuat kesalahan, masih terus mempelajari pekerjaan mereka, dan mereka-reka teknik mereka. Komplikasi mempersembahkan pandangan yang nyata dari ujung pisau bedah, menyelidiki bagaimana kesalahan-kesalahan maut terjadi dan mengapa ahli bedah yang handal bisa bertindak bodoh. Cerita-cerita yang dituturkan Gawande mengingatkan bahwa para dokter “hanya” manusia. Beberapa gagasannya mungkin membuat para penyedia layanan kesehatan gelisah atau bahkan marah, tapi gayanya yang meyakinkan, pengakuannya yang jujur, dan argumennya yang bijaksana akan menaklukkan kebanyakan pembaca.

Download 

password : http://www.ebook.or.id/

Aku Beriman Maka Aku Bertanya

Banyak orang berkeyakinan bahwa pertanyaan rasional hanya akan merongrong iman. Pertanyaan kritis pun kerap dijawab dengan kaku oleh para pemuka agama. Akibatnya, kegalauan iman terus bercokol di benak para penanya. Upaya mereka dalam menyelesaikan pertentangan iman–akal selalu terantuk kecenderungan kaum muslim untuk membakukan pendapat-pendapat ulama terdahulu. Tak pelak, kelesuan beragama mendera para mualaf dan generasi muda muslim. Mereka inilah yang paling mengalami kesukaran merajut ikatan nyata dengan Islam di tengah budaya sekuler. Dengan jeli dan sepenuh hati, Jeffrey Lang memindai kelesuan tadi dan berusaha menanggapinya. Ia mencoba menjawab keluhan para generasi muslim dan mualaf, juga gugatan para penghujat Islam. Menurutnya, untuk menggapai iman sejati, kita mesti membebaskan diri dari tradisi dan memeriksa keyakinan-keyakinan kita secara rasional. Banyak cara yang digunakan Alquran dalam mendorong kita untuk mendekati iman kepada Allah secara rasional! Lang pun menekankan pentingnya diskusi terbuka atas isu-isu yang banyak dirasa tak enak dalam komunitas muslim, dengan mengedepankan sikap apa adanya, objektif, dan tidak mengelak dari kontroversi. Buku ini mengulas banyak pertanyaan yang dianggap tabu dilontarkan di masjid atau forum-forum keagamaan konservatif. Ia merangkul suara-suara muslim yang terasing dari masjid, demi mengembalikan kebugaran komunitas muslim dalam memikat dan membuat terlibat para keturunan dan anggota barunya. Ternyata, banyak penanya di buku ini yang mengakhiri pertanyaan mereka dengan kekhawatiran dianggap ateis atau subversif kepada Tuhan. Ini artinya, mereka bertanya karena masih beriman, butuh alasan meyakinkan, dan mengaktifkan akal dalam mendekati keyakinan mereka pada Tuhan. 

Download
Password: http://www.ebook.or.id/